Home

Danau segara anak

Trek Rinjani di Taman Nasional Gunung Rinjani di Lombok Indonesia adalah pemenang Penghargaan untuk Destination Stewardship Award 2004, dipilih sebagai tujuan wisata yang paling menunjukkan perlindungan efektif terhadap lingkungan alam dan budayanya.

Pola kemitraan di Rinjani adalah contoh untuk kemitraan yang kuat di antara kelompok-kelompok masyarakat lokal, industri pariwisata dan taman nasional, dan menjadi salah satu contoh pengelolaan di Indonesia.Dengan ketinggian 3.726 m, Gunung Rinjani adalah puncak gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan merupakan bagian dari “Cincin Api” . Taman Nasional Gunung Rinjani terletak di dalam zona transisi bio-geografis utama (Wallaceae), di mana flora dan fauna Asia Tenggara bertemu dengan Australasia. Taman Nasional, salah satu dari lebih dari 40 di seluruh Indonesia, didirikan pada tahun 1997. Bagi orang-orang Lombok, Sasak dan Bali, Gunung Rinjani dihormati sebagai tempat suci dan tempat tinggal para dewa. Danau kawah adalah tujuan ziarah bagi puluhan ribu setiap tahun. Bagi wisatawan, rute Trek Rinjani tiga hari dari Senaru ke tepi kawah, turun ke danau kawah kemudian ke Sembalun Lawang, dianggap sebagai salah satu jalur terbaik di Asia Tenggara. Namun Banyak Para pendaki yang lebih Memilih menuju puncak, melalui Sembalun Lawang, kembali setelah empat hari ke Senaru. Program Ekowisata Trek Rinjani telah dikembangkan sejak 1999 Hingga 2004 dengan bantuan dari Badan Bantuan dan Pengembangan Internasional Selandia Baru (NZAID). Untuk memperkuat konservasi dan memastikan bahwa masyarakat di perbatasan Taman Nasional mendapat manfaat dari pendapatan pariwisata, koperasi yang dikelola masyarakat Rinjani Trekking Center di Senaru dan Rinjani information center di Sembalun Lawang. Taman Nasional Rinjani Sebelum menjadi Geoprak meliputi area seluas 41.330 ha di bagian utara Lombok dan menempatkan Empat kabupaten administratif yaitu Lombok Utara,Lombok Barat, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. Daerah ini mencakup 12.357,67 ha di barat, 22.152,88 ha di timur dan 6.819,45 ha di Lombok Tengah. Rinjani mendominasi Taman Nasional Lombok, sebuah pulau di sebelah timur Bali di kepulauan Indonesia. Pada 3726m itu adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, bagian dari cincin api terkenal yang mengelilingi cekungan Pasifik. Di dalam kawah ada danau Segara Anak yang spektakuler dan gunung berapi yang masih aktif Gunung Baru (2.363 m). Dikelilingi oleh lebih dari 66.000 ha Hutan Lindung juga mencakup tiga kabupaten administratif. Ekosistem taman nasional berada di zona transisi antara Asia dan Australia (zona Walaceae). Curah hujan rata-rata sekitar 3.000 mm per tahun.

Peroses menjadi Geopark

Geopark yang diusulkan disebut Geopark Rinjani-Lombok sebelumnya pada tahun 2007. Badan Geologi Bandung mengadakan pertemuan dengan beberapa pengamat geowisata Indonesia dan mengusulkan Geopark bernama Geopark Gunung Rinjani. Kemudian pada bulan Oktober 2008 IAGI Pengda Nusa Tenggara (manajemen lokal dari Asosiasi Geoloigis Indonesia) mengadakan Seminar Geopark Nasional pertama di Indonesia yang berlangsung di Mataram Lombok dan menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi. Seminar Geopark Nasional Kedua yang diadakan oleh Puslit Geoteknologi (Pusat Penelitian Geoteknologi) LIPI di Jayakarta Hotel Bandung pada Agustus 2010 juga mengeluarkan beberapa rekomendasi. Selanjutnya beberapa pemangku kepentingan utama dari pemerintah Nusa Tenggara Barat, Badan Geologi, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sepakat untuk memperluas cakupan wilayah Geopark Rinjani dan mengubah nama Geopark Rinjani menjadi Geopark Lombok. Setelah penasihat UNESCO yang dipimpin oleh Guy Martini mengunjungi Geopark pada 17-19 November 2012, ia merekomendasikan komite Geopark untuk mempersempit area Geopark Lombok dengan Gunung Rinjani sebagai titik pusat dan jalan utama yang menghubungkan Kota Ampenan dan Selong di Timur. Lombok sebagai batas selatannya. Kemudian panitia mengusulkan nama belakangnya “Rinjani-Lombok Geopark”. Gerakan maju Geopark sedang mempersiapkan berkas Aspiring Rinjani-Lombok Geopark di Bandung pada 12-18 Juni 2013 oleh semua tim Geopark. Akhirnya, sebuah lokakarya pengaturan berkas di adakan di Lombok.

Dan Pada akhirnya Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB),ditetapkan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) bersama denganCiletuh, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. 

Penetapan secara resmi akan dilakukan bulan September 2018 di Adamelo Brenta Geopark, Italia, dalam acara Internasional Conference on UNESCO Global Geopark.

Tentang Kami

Rinjani Explorer Team in the lake

Rinjani explorer sudah berpengalaman dalam memberikan service kepada para pendaki Gunung Rinjani sejak tahun 2006, Team Rinjani explorer senantiasa memberikan pelayanan terbaik buat semua pendaki yang menggunakan jaza kami.

Jumlah Guide Rinjani explorer yang masih aktif mendaki gunung rinjani saat ini ada 6 Guide yang secara bergiliran turun naik gunung rinjani untuk membawa tamu,

dan porter kami saat ini berjumlah 30 orang, semuanya adalah Orang lokal dari sembalun.

Rinjani Explorer, juga senantiasa memperbaharui peralatan pendakian untuk kenyamanan tamu dalam pendakian gunung rinjani.

Moto Rinjani Explorer ” Kepuasan Tamu kebanggaan Kami”

Contact

  • Kantor Pusat :

Jln. Transmigrasi No. 2 Majeluk- Mataram -NTB

WA : +62-8191-7222-228 (Am)

+62 818-0367-9447 (Rony)

  • Kantor Cabang (base camp) :

Jln. pariwisata, Depan Bank BNI Sembalun lawang- kecamatan Sembalun

Lombok timur- NTB